Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts

Tuesday, April 10, 2012

Unpublished Story of Hidayat Nur Wahid

Hidayat Nur Wahid Siang yang terik tak mengurangi antusiasme warga Pleret Bantul berkumpul di lapangan Pleret. Duka akibat gonjangan gempa dua pekan lalu yang menewaskan ribuan orang juga belum hilang. Apa yang membuat mereka begitu antusias mendatangi lapangan?

Hari ini, ada tamu istimewa yang hadir ke desa mereka di Pleret Bantul. Tamu itu adalah Hidayat Nur Wahid, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Pak Dayat, begitu beliau dipanggil akan berkunjung ke desa yang terkena dampak gempa sangat parah di Yogya sekaligus peletakan batu pertama pembangunan rumah bantuan dari donatur. Masyarakat begitu merindukan kehadiran pejabat negara yang memang juga berasal dari daerah yang dekat dengan lokasi mereka. Menurut berita, Pak Dayat keluarga Pak Dayat di Klaten juga terkena musibah gempa.

Siang makin terik, masyarakat tak juga melihat ada tanda-tanda seorang pejabat negara datang. Tiba-tiba saja, bunyi microphone dari tengah lapangan berbunyi.

"Yang Terhormat, Ketua MPR, Bapak Hidayat Nur Wahid selamat datang di desa kami."

Suara pembawa acara sudah bergema sampai terdengat sekitar 25 m dari tempat acara yang berada di tengah lapangan.

"Loh, sudah datang, toh. Kapan datangnya?"

"Sudah lima belas menit lalu, Pak" saya menimpali pertanyaan seorang bapak tua yang dari tadi menunggu kedatangan Ketua MPR itu.

"Loh, biasanya ada sirine dan banyak polisi toh. Lah, ini seperti tidak ada apa-apa."

Bapak tua itu heran karena biasanya selalu ada kehebohan kendaraan pengawal dan rombongan pejabat lainnya yang mengiringi. Ternyata Pak Dayat menaiki mobil biasa tanpa pengawalan. Bahkan Camat Pleret sampai tergopoh-gopoh mengejar Pak Dayat karena keduluan ketua MPR datangnya.

Acara diadakan di tengah lapangan. Para pejabat disediakan kursi empuk sementara warga hanya duduk lesehan beralaskan tikar. Ketika giliran Pak Dayat memberi sambutan, beliau kemudian turun dari kursinya dan duduk lesehan.

"Maaf Bapak Ibu, bukannya saya tidak menghargai, supaya kita lebih dekat. Saya duduk nggih." Begitulah perkataan yang saya tangkap dari obrolan beliau dengan warga dalam bahasa jawa yang sangat halus. Akhirnya pejabat dan tokoh masyarakat yang mendampingi Pak Dayat ikut lesehan. Jadilah kursi empuk yang disediakan panitia jadi kosong melompong.

Saya kagum dengan sikap sederhana beliau. Datang tidak mau merepotkan dan ketika diberi fasilitas beliau memilih fasilitas yang sama dengan warga.

Setelah acara peletakan batu pertama pembangunan rumah bantuan untuk korban gempa yang difasilitasi oleh Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Pak Dayat dikerumuni oleh warga untuk bersalaman. Beliau menyambut uluran tangan warga dengan senyum sambil menyempatkan berbincang walau sejenak.

"Assalamu'alaikum, Pak Dayat." Saya memberanikan diri menyapa beliau.

"Wa'alaikum salam. Apa Kabar Mas. Terima kasih ya sudah bantu."

Terkesiap saya menerima uluran tangan dan kata-kata yang indah ini. Kata-kata beliau memberi energi baru bagi saya untuk menjalani tugas kemanusiaan sebagai relawan di Jogja saat itu, Juni 2006. Keletihan saya selama sepekan mendadak sirna oleh sapaan hangat dan rendah hati dari seorang pejabat tinggi negara.

Saya menjadi saksi atas pengakuan banyak orang tentang kesederhanaan dan kerendahan hati Dr. Hidayat Nur Wahid yang saat ini mencalonkan diri menjadi Calon Gubernur Jakarta. Warga Jakarta kini memiliki banyak pilihan untuk mengangkat pemimpin daerahnya dan Hidayat Nur Wahid memberikan pilihan bagi warga yang ingin pemimpin berkarakter sederhana, rendah hati serta dekat dengan rakyat.

Achmad Siddik | @achmadsiddik
Relawan Gempa Jogja | Perawat Komunitas Pohon Inspirasi

*http://politik.kompasiana.com/2012/03/22/kisah-yang-tak-terliput-dari-hidayat-nur-wahid/
Continue Reading...

Saturday, April 7, 2012

Siapa Pengkhianat Dalam Koalisi, PKS atau Setgab?


Berikut ini adalah #KulTwit ustadz Mahfudz Siddiq, Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, menanggapi isu pengkhianatan PKS oleh Sekretariat Gabung (Setgab) Demokrat, Golkar, PAN, PPP, dan PKB.

1. Nih "Pengkhianatan Koalisi PKS" versi Setgab: 1. Dukung angket Century, 2. Dukung angket mafia pajak dan 3. Tolak naik harga BBM.

2. Apakah untuk 3 kasus tsb koalisi satu suara? Tidak. Bbrp partai koalisi beda dgn pemerintah. Tp label "pengkhianat" ditujukan hanya ke PKS.

3. PKS dukung angket Century jelas krn perampokan Bank yg kemudian ditutup uang negara hrs diusut dan tdk boleh jadi pola berulang!

4. PKS dukung angket mafia pajak jelas krn rugikan potensi penerimaan keuangan negara puluhan bahkan ratusan trilyun per-tahun. Kasus Gayus??

5. PKS tolak harga BBM naik jelas krn masih ada solusi lain dan masy tdk siap dan tdk mampu. Faktanya skrg harga minyak dunia terus turun!

6. Sekarang media ributkan "kejanggalan" APBNP yg diduga ada "barter" soal uang negara tuk gantirugi korban "Lapindo". Ada kaitan dgn isu BBM??

7. Jika ada yg paham hebatnya mafia BBM di Indonesia, siapa paling diuntungkan jika BBM subsidi jadi naik 1 april lalu? Pastinya bukan PKS!

8. PKS koalisi dgn Pres SBY krn mau bantu negara dan rakyat. Bukan bantu seorang SBY dan PD. http://yfrog.com/odtjtgsj

9. Koalisi pernah disebut pengamat sbg "kerumunan politik yg sarat kepentingan". Jadi wajar kalo ada intrik, saling incar, belah bambu, etc!

10. Saya tdk kaget jika seorang Ketum partai besar tiba2 jadi jubir istana tuk katakan bhw "PKS tlah berkhianat". Kami tdk akan komen ttg Anda!

11. Saya jg tdk kaget ktk bbrp partai Islam minta PKS tdk dukung PT tinggi yg diusul 3 parpol besar dlm UU Pemilu. Kami setuju. Lalu Anda skrg??

12. Banyak pihak nilai pemerintah asyik dgn pencitraan. Aneh saat PKS tolak harga BBM naik, buru2 mereka tuding PKS cari pencitraan. Haha..?!

13. 2 periode, PKS tahu persis bgm manajemen koalisi dijalankan. Yakinkah bhw proses pengambilan keputusan baik jika style leadership sprt ini?

14. Amar ma'ruf - Nahi munkar: prinsip PKS dlm berpolitik, baik di dalam ataupun di luar pemerintahan. Katakan kebenaran meski pahit (resikonya)

15. PKS tdk punya media besar tuk bangun opini. Media kami adl nurani & akal sehat rakyat ini yg paham soal century, mafia pajak & kisruh BBM!

16. PKS mmg partai seumur jagung tp pelajaran sejarah menyambung umur perjuangan kami tuk sadar dan paham bertindak. Meski banyak yg blm sadari.

17. Kepada kader PKS trus arungi gelombang samudera dgn sampan kecil kalian! Kelak kapal2 besar yg akan karam akan butuh "tangan" kalian!

18. Kader PKS: Trus pelajari sejarah, firasati keadaan dan bertindak tanpa pamrih untuk kebaikan sebanyak2nya orang di sekeliling kalian!

19. Selamat berhari libur, tp jgn sekali2 liburkan nurani & akal kita! Rakyat negeri ini sdh lama lelah dgn keadaan, tp mrk msh simpan harapan!
Continue Reading...

Wednesday, March 28, 2012

Siapakah Ahok?

Siapakah Ahok?
Siapakah Ahok? Banyak yang belum kenal padahal reputasi dan prestasi politiknya sangat mengesankan dan luar biasa.

Di kalangan pendukungnya, pemilik nama asli Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. dengan nama lahir Tionghoa, Zhong Wan Xie, ini digadang-gadang sangat layak menjadi pendamping Pak Joko Widodo untuk memimpin DKI Jakarta berdasarkan kapasitas dan kekayaan pengalaman dan beragam aspek. Beliau menjunjung tinggi nilai-nilai jujur, bersih, transparan, professional dan pro-rakyat.

Disini saya tidak akan membahas profil lengkapnya, karena Anda bisa baca sendiri di Wikipedia Indonesia. Namun yang ingin saya bagi adalah kisah dan pengalaman pribadi @erikarlebang yang dituliskannya di Twitter beberapa waktu lalu.

Silahkan disimak...

1. Siapa itu @jokowi_do2 mungkin sudah tidak perlu dipapar panjang lebar. Rasanya media sudah lama menceritakan sepak terjang fantastis beliau.

2. Tapi siapa Ahok? Siapa itu pemilik akun twitter @basuki_btp nah! Banyak yg belum kenal, asing! Padahal reputasinya tidak kalah mengesankan.

3. Jujur, dalam hidup saya banyak berinteraksi dengan beragam orang di berbagai belahan dunia. Saya bisa bilang @basuki_btp salah satu yang unik!

4. Sebentar lagi saya akan bercerita mengenai tokoh @basuki_btp ini dari sisi yang lebih personal. How I believe he can make a change.

5. Awal perkenalan dengan @basuki_btp sewaktu saya baru saja pensiun sebagai komandan redaksi majalah waralaba internasional #Ahok

6. Membangun majalah dari nol serta bekal ilmu sebagai ex pekerja iklan dan komunikasi visual. Membuat saya kenal bisnis ini secara lengkap #Ahok

7. Saya terbiasa dijadikan konsultan utk memberi masukan lahirnya media baru, khususnya media cetak. Dari sini saya kenal @basuki_btp #Ahok

8. Rekan (alm) Alfred Daniel menghubungi, "Eh, ada orang 'Cina' mau buat buku tentang jalanin pemerintahan yg 'bener' nih". Saya bingung! #Ahok

9. Warga keturunan, membuat buku tentang 'jalankan pemerintahan'? Aneh! Kawan saya katakan lagi, "Dia bupati 'Cina' pertama di Indonesia" #Ahok

10. Saya: "Dimana?"| Alfred: "Belitung Timur!"| Ha?! Lebih aneh lagi. Itu kan daerah Islam, kalau gak salah kantung partai Bulan Bintang #Ahok

11. Kok bisa warga keturunan Tionghoa (yg pasti non muslim) menjadi kepala daerah di daerah mayoritas muslim? Pasti menarik nih! #Ahok

12. Singkatnya saya bertemu langsung dengan @basuki_btp. Kesan pertama? Jujur unik sekali. Tipikal sosok peranakan Tionghoa yang modern #Ahok

13. @basuki_btp langsung menempatkan dirinya dengan akrab, terlalu akrab malah. 'Gue-Lu' adalah cara dia bahasakan orang pertama dan kedua #Ahok

14. Tata bahasanya untuk ukuran pejabat, bisa dibilang agak 'amburadul', sangat tidak birokratis. Tapi alurnya terjaga, khas orang cerdas! #Ahok

15. Dan yg membuat saya terkagum adalah ketaktisan dalam mencari solusi sebuah masalah. Iseng saya bertanya tentang masalah pemerintahan #Ahok

16. Jawabannya? Luar biasa! Sangat praktis dan memihak rakyat. Keheranan saya kenapa ia bisa terpilih di daerah muslim? Luntur seketika #Ahok

17. @basuki_btp kebetulan bukan orang pelit ilmu. Bila punya waktu, ia senang berbicara bertukar wawasan. Sila bertanya masalah birokrasi #Ahok

18. Beda sekali jawaban yg ia beri tentang masalah pelik birokrasi dengan para cendekia di media. @basuki_btp beri jawaban praktis dan real! #Ahok

19. Semisal keterbatasan dana pembangunan daerah, @basuki_btp jujur mengakui kekurangan disana-sini dan kepelikan lika-liku birokrasi #Ahok

20. Tapi disaat yg sama ia juga beri solusi cerdas atas masalah itu. Masalahnya solusi itu hanya bisa dilakukan oleh pemimpin yg jujur #Ahok

21. Semisal tentang dan proyek pembangunan jalan. Dana yg turun dari provinsi sangat pas-pasan bila dikaitkan dengan biaya proyek regular #Ahok

22. "Pas pemilik proyek tanya ke gue, pak bupati minta bagian berapa? Wah! Ngaco lu! Ngapain kasih ke gue? Bikin proyek yg bener aja" #Ahok

23. Ternyata meng-cut 'biaya' utk orang pertama daerah otomatis mengefisiensikan banyak 'biaya siluman' lain yang umumnya ada. Ya iyalah! #Ahok

24. Bagaimana mungkin orang 'dibawah' minta macam-macam? Kalau bosnya gak minta atau mendapat apapun?! Walhasil pemilik proyek kegirangan #Ahok

25. Dengan cara sederhana ini, banyak sekali pembangunan infrastruktur dimungkinkan terjadi di Belitung Timur. Pengusaha berebut tender #Ahok

26. Dan berusaha beri yang terbaik dari setiap proyek yang 'dikerjakan'. Karena tahu, kalau 'macam-macam', alamat gak diajak tender lagi #Ahok

27. "Kata bokap gue, kalau mau ngebenerin sesuatu, harus dimulai dari atas!" Lalu @basuki_btp kutip sebuah pepatah Cina yg warisan ayahnya #Ahok

28. "Kalau kepala lurus, badan gak mungkin bengkok!" Maksudnya saat pemimpin jujur dan 'lurus', yg dibawah sulit utk melakukan manipulasi #Ahok

29. Tapi terlepas dari masalah kejujuran yg terpatri mati dalam diri @basuki_btp basisnya sebagai pengusaha membuatnya realistis & taktis #Ahok

30. Ia tahu bagaimana memadukan idealisme dan realitas di lapangan agar tidak berbenturan. Tipikal seorang pengusaha yang bekerja beneran #Ahok

31. Bekerja beneran, karena walau anak orang kaya, @basuki_btp berayahkan seorang idealis yg acap berperan seperti Robin Hood bagi sesama #Ahok

32. Akibatnya kekayaan mereka sering terkuras oleh tindakan sang ayah. "Bertahun-tahun pertama kerja, cuma buat abisin utang bapak gue" #Ahok

33. Sebuah padanan serasi pelengkap birokrat ideal. Kecerdasan, ketaktisan, wibawa dan terjaga oleh idealisme tingkat tinggi #Ahok

34. Saya gak asal berdasar cerita @basuki_btp semata. Saat bersama berkunjung ke Belitung Timur, di kota yg ada dlm buku 'Laskar Pelangi' #Ahok

35. Saya melihat sosok sangat merakyat. Hampir di setiap sudut daerah @basuki_btp selalu dihampiri oleh semua orang antusias ajak bicara #Ahok

36. Dari mulai kalangan papan atas daerah, kaum terpelajar sampai ke buruh lahan garapan, antusias saat berbicara dengan beliau #Ahok

37. Lepas bupati Belitung Timur (dgn cerita tersendiri) @basuki_btp menjadi anggota DPR, ini jadi semacam ujian. Bisakah ia tetap 'lurus'? #Ahok

38. Seperti kita tahu bagaimana reputasi anggota DPR? Bagaimana institusi itu acap rubah citra yang dikenal 'lurus' menjadi 'tidak lurus' #Ahok

39. Ternyata @basuki_btp menjadi segelintir anggota DPR yang selalu melaporkan apa dilakukan secara detil dalam setiap tugasnya #Ahok

40. Laporan itu bisa diakses website yg dibuat khusus oleh @basuki_btp (sayang saya lupa namanya). Cara ini rupanya tidak terlalu disukai #Ahok

41. http://t.co/a6sokMOp RT @erikarlebang: Laporan itu bisa diakses website yg dibuat khusus oleh @basuki_btp (cont) http://t.co/pJBQKrZ3

42. @basuki_btp acap bercerita betapa ia acap dianggap sebagai tokoh antagonist di dewan kehormatan wakil rakyat itu. "Nyusahin org lain" #Ahok

43. "Ah, yang penting gue berani dicek! Silahkan liat kekayaan gue berapa? Pajak gue ada yg nunggak gak? Semua gue buka bisa dicek" #Ahok

44. Ia juga bercerita, "Sekarang gue hidup dari gaji DPR doang. Uang gue pas-pasan, gak melarat tapi harus mikir kalau mau beli ini-itu" #Ahok

45. Ia pun bercerita bahwa demi memelihara integritas ia lepas jabatannya sebagai komisaris perusahaan pertambangan swasta saat masuk DPR #Ahok

46. "Duit gak banyak, tiap ada uang mending beli asset buat jaga masa depan keluarga. Kali-kali gue kenapa-kenapa" kata @basuki_btp #Ahok

47. Demikian cerita singkat tentang @basuki_btp utk menepis isu minor mengenai kenapa ia yang mendampingi @jokowi_do2 bukan orang lain? #Ahok

48. @basuki_btp bisa dan sangat layak menjadi pendamping @jokowi_do2 dalam memimpin DKI. Berdasar pada kapasitasnya dalam beragam aspek! #Ahok


Tulisan ini bukan dalam rangka dukung-mendukung salah satu kandidat calon gubernur maupun calon wakil gubernur DKI Jakarta lho ya, tapi hanya sekedar sharing personalitas dari tokoh-tokoh Indonesia yang layak diangkat. Insya Allah tulisan-tulisan selanjutnya juga akan membahas calon gubernur maupun calon wakil gubernur DKI Jakarta yang lain. Tunggu saja!
Continue Reading...

Wednesday, March 21, 2012

Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung

Animasi Harga BBM Naik Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung

Saya Rieke Diah Pitaloka, sekedar mengingatkan 13 hari lagi adalah keputusan kenaikan harga BBM. Salah satu argumen SBY, kenaikan tersebut adalah untuk menyelamatkan APBN supaya tidak jebol.

Berikut saya sampaikan data yang tidak pernah SBY sampaikan kepada rakyat, hitungan yang sesungguhnya bahwa dengan tidak mengurangi subsidi dan tidak menaikan harga BBM sebetulnya APBN tidak jebol.

Berikut ini data yang saya kompilasi dari berbagai sumber, terutama dari para ekonom yang tidak bermahzab neolib!

  • Indonesia menghasilkan 930.000 Barel/hari, 1 Barel = 159 liter
  • Harga Minyak Mentah = 105 USD per Barel
  • Biaya Lifting + Refining + Transporting (LRT) 10 USD per Barel
    = (10/159) x Rp.9000 = Rp. 566 per Liter
  • Biaya LRT untuk 63 Milyar Liter
    = 63 Milyar x Rp.566,- = Rp. 35,658 trilyun
  • Lifting = 930.000 barel per hari,
    atau = 930.000 x 365 = 339,450 juta barel per tahun
  • Hak Indonesia adalah 70%, maka = 237,615 Juta Barel per tahun
  • Konsumsi BBM di Indonesia = 63 Milyar Liter per tahun,
    atau dibagi dengan 159 = 396,226 juta barel per tahun
  • Pertamina memperoleh dari Konsumen :
    = Rp 63 Milyar Liter x Rp.4500,-
    = Rp. 283,5 Trilyun
  • Pertamina membeli dari Pemerintah
    = 237,615 Juta barel @USD 105 x Rp. 9000,-
    = Rp. 224,546 Trilyun
  • Kekurangan yang harus di IMPOR
    = Konsumsi BBM di Indonesia – Pembelian Pertamina ke pemerintah = 158,611 Juta barel
    = 158,611 juta barel @USD 105 x Rp. 9000,-
    = Rp. 149,887 Trilyun

KESIMPULAN: ‎

  1. Pertamina memperoleh hasil penjualan BBM premium sebanyak 63 Milyar liter dengan harga Rp.4500,- yang hasilnya Rp. 283,5 Trilyun.
  2. Pertamina harus impor dari Pasar Internasional Rp. 149,887 Trilyun
  3. Pertamina membeli dari Pemerintah Rp. 224,546 Trilyun
  4. Pertamina mengeluarkan uang untuk LRT 63 Milyar Liter @Rp.566,-
    = Rp. 35,658 Trilyun
  5. Jumlah pengeluaran Pertamina Rp. 410,091 trilyun
  6. Pertamina kekurangan uang, maka Pemerintah yang membayar kekurangan ini yang di Indonesia pembayaran kekurangan ini di sebut “SUBSIDI”
  7. Kekurangan yang dibayar pemerintah (SUBSIDI) = Jumlah pengeluaran Pertamina dikurangi dengan hasil penjualan Pertamina BBM kebutuhan di Indonesia
    = Rp. 410,091 trilyun – Rp. 283,5 Trilyun
    = Rp. 126,591 trilyun
  8. Tapi ingat, Pemerintah juga memperoleh hasil penjualan juga kepada Pertamina (karena Pertamina juga membeli dari pemerintah) sebesar Rp. 224,546 trilyun. Catatan Penting: hal inilah yang tidak pernah disampaikan oleh Pemerintah kepada masyarakat.
  9. Maka kesimpulannya adalah pemerintah malah kelebihan uang, yaitu sebesar perolehan hasil penjualan ke pertamina – kekurangan yang dibayar Pemerintah (subsidi)
    = Rp. 224,546 Trilyun – Rp. 126,591 Trilyun
    = Rp. 97,955 Trilyun

Artinya, APBN tidak Jebol justru saya jadi bertanya: dimana sisa uang keuntungan SBY jual BBM Sebesar Rp. 97,955 trilyun, itu baru hitungan 1 tahun. Dimana uang rakyat yang merupakan keuntungan SBY jual BBM selama 7 tahun kekuasaannya?

JANGAN MAU DIBOHONGI LAGI, mohon bantu berikan penyadaran kepada rakyat, tolak kenaikan BBM, Tolak BLT sebab itu adalah akal muslihat agar subsidi dicabut akibatnya SBY UNTUNG RAKYAT BUNTUNG!


Jakarta 16 Maret 2012
Salam Juang



Rieke Diah Pitaloka


Sumber: http://www.riekediahpitaloka.com/release/201203/kenaikan-harga-bbm-sby-untung-rakyat-buntung/
Continue Reading...
 

Catatan Mami Copyright © 2009 Girlymagz is Designed by Bie Girl Vector by Ipietoon. SEO improved by Apa Dong (dot) Web (dot) ID