Showing posts with label Dahlan Iskan. Show all posts
Showing posts with label Dahlan Iskan. Show all posts

Tuesday, March 27, 2012

Catatan Kontroversial Dahlan Iskan

Karikatur Dahlan Iskan


Sebelumnya, saya sudah menulis tentang 10 Gaya Kepemimpinan "Nyeleneh" ala Dahkan Iskan. Sekarang ada cerita dari sisi yang lain yang dituliskan oleh pemilik akun Twitter @TrioMacan2000.

Bukan untuk mencari-cari kesalahan, karena tanpa dicari pun pasti pak Dahlan Iskan punya banyak seperti kita semua yang --alhamdulillah-- masih manusia. Tapi tulisan ini hanya sebagai informasi penyeimbang dari berita-berita sebelumnya dengan tujuan memberi pengawalan dan penjagaan agar pak Dahlan Iskan tetap "lurus" dan amanah dengan janji-janjinya. Karena walau bagaimanapun, kita harus akui butuh pemimpin dengan gaya seperti beliau.

Silahkan disimak...

1. Dahlan Iskan itu sosok yang cerdas, cekatan, cerdik, unik. Terbukti sebagai pengusaha sukses. Dia raja media No. 2 terbesar setelah Jacob Utama.

2. Sebagai mantan wartawan dan konglomerat media, Dahlan Iskan tahu persis bagaimana memanfaatkan media untuk tujuan-tujuan tertentu termasuk pencitraan diri.

3. Di berbagai kesempatan, Dahlan selalu menekankan pentingnya pencitraan diri. Jika citra bagus, dia bisa buat apa saja dengan dukungan publik.

4. Untuk itu saya tuliskan Catatan Kontroversial Dahlan Iskan selama jadi menteri BUMN. Tujuannya agar publik dapat menilai DI yang sebenarnya.

5. Catatannya dimulai dari sikap Dahlan Iskan yang mengatakan tidak akan pakai staf khusus menteri. Ini terkait isu-isu negatif tentang staf khusus.

6. Faktanya, sampai sekarang Dahlan Iskan tetap pakai staf khusus. Masih ada Abdul Aziz cs sebagai Staf Khusus di KemenBUMN. Dahlan berbohong?

7. Dahlan Iskan bilang akan kurangi rapat-rapat dengan direksi BUMN dan akan maksimalkan rapat-rapat dengan Grup BBM. Faktanya: Dahlan jarang aktif di BBM.

8. DI bilang akan menertibkan dan tingkatkan pelayanan KA di Indonesia. Faktanya: setelah SiDak DI ke KA yg heboh itu, ga ada kelanjutannya.

9. Dahlan Iskan bilang akan ganti semua direksi BUMN yang korup, lamban dan manja. Fakta: direksi korup yang malah diangkat bahkan dipromosikan.

10. Dahlan bilang bahwa akan pecat direksi yang jadi antek partai. Fakta: Dahlan malah tunjuk Megananda antek Golkar, 62 tahun jadi Dirut Holding.

11. Dahlan Iskan janji di depan SBY dan BEJ bahwa sanggupi IPO 8 BUMN pada tahun 2012. Fakta: Dahlan hanya sanggup 1 IPO sesuai suratnya ke DPR.

12. Dahlan Iskan tinggalkan PLN dan tunjuk direksi baru. Janji masalah PLN sudah selesai. Fakta: PLN masih byar pet di seluruh Indonesia.

13. Dahlan Iskan tolak jual saham Garuda ke asing, janji bantu jualkan ke pengusaha-pengusaha lokal. Fakta: SMS-SMS Dahlan ke pengusaha-pengusaha dicuekin.

14. Dahlan Iskan janji menutup dan bubarkan Petral (broker impor minyak Pertamina yang korup). Fakta: Dahlan Iskan gagal. Petral ga jadi bubar.

15. Dahlan Iskan janji bebaskan bayar tol jika pintu tol masih antri lebih 5 mobil. Fakta: Jasa Marga minta waktu 1 minggu. Kita tunggu!

16. Dahlan Iskan perintahkan BUMN-BUMN yang masih sewa kantor untuk pindah ke kantor KemenBUMN. Fakta: belum ada 1 BUMN pun yang pindah kantor!

17. Dahlan Iskan janji selesaikan masalah antri panjang belasan KM di Merak-Bakaehuni. Fakta: sampai sekarang masih macet belasan KM. Makin parah.

18. Dahlan Iskan janji akan selesaikan masalah kronis PT PAL. Fakta: sampai sekarang PT. PAL tak ada kelanjutan penyelesaiannya oleh Dahlan.

19. DI janji tunjuk direksi-direksi BUMN yang muda dan energik. Fakta: mayoritas direksi BUMN yang sudah tua dan belasan tahun menjabat tetap dipertahankan.

20. Dahlan Iskan janji akan benahi BUMN Perbankan. Faktanya: BNI dan BTN yang penuh korupsi dan direksinya busuk ga berani disentuh Dahlan.

21. Dahlan Iskan janji akan tingkatkan laba BUMN-BUMN. Faktanya: Dahlan Iskan tidak gunakan bench mark dalam penilaian kinerja dan senang dijilat-jilat.

22. Dahlan Iskan berjanji akan bersihkan internal kemenBUMN. Faktanya: Dahlan Iskan jarang di kantor dan serahkan semuanya pada Wakil Menterinya.

23. Sekian dulu tentang janji-janji Dahlan Iskan yang sering dimuat di media, yang dapat simpati luas, tapi jarang diperhatikan realisasinya oleh publik.

24. Tujuan saya mengetwit janji-janji Dahlan Iskan ini semata-mata untuk pencerahan kepada publik, sekaligus untuk kontrol dan cermati kinerja DI yang sebenarnya.
Continue Reading...

Thursday, March 22, 2012

10 Gaya Kepemimpinan "Nyeleneh" ala Dahlan Iskan

Dahlan Iskan

Siapa yang tak kenal Dahlan Iskan? Seorang mantan CEO Jawa Pos yang kini menjabat Menteri BUMN ini memang kerap membuat kejutan dalam melaksanakan jabatan publiknya. Terakhir, Dahlan Iskan 'ngamuk' di pintu tol Semanggi lantaran melihat antrean mobil yang terlalu panjang dan kemudian mempersilahkan mobil-mobil itu untuk keluar tol tanpa harus membayar agar antrean di pintu tol cepat mencair.

Gaya kepemimpinan seperti ini memang sesekali perlu dilakukan demi memecah kebuntuan dan kebekuan birokrasi pemerintah yang terkesan 'lelet' alias 'lemot'. Meski ada saja orang-orang yang mencibir tindakan seperti ini, tapi toh kebanyakan masyarakat menyukainya lantaran dianggap mewakili 'rasa muak' mereka pada kinerja pejabat publik di negeri ini.

Mau tahu 10 Gaya Kepemimpinan Tak Lazim atau "Nyeleneh" ala Dahlan Iskan lainnya selama beliau menjabat sebagai pejabat publik di Indonesia? Silahkan disimak:

1. Hanya memanggil Direktur Utama BUMN untuk rapat. Ia juga mengurangi frekuensi rapat tatap muka dan mengintensifkan komunikasi melalui BlackBerry Messenger.

2. Inspeksi mendadak dengan menumpang kereta Commuter Line PT Kereta Api Indonesia ketika akan menghadiri rapat kabinet di Istana Bogor.

3. Rapat pimpinan Kementerian BUMN setiap pekan tak lagi dilakukan di kantor Kementerian, tapi bergantian di kantor-kantor BUMN.

4. Mengganti direksi BUMN yang dianggap tak sukses, di antaranya direksi PT Industri Kapal Indonesia dan PT PAL Indonesia.

5. Menawarkan sisa saham PT Garuda Indonesia Tbk ke lima pengusaha nasional lewat pesan pendek (SMS).

6. Mengusulkan penutupan Petral, anak usaha PT Pertamina, yang kerap disebut-sebut sebagai sarang korupsi.

7. Membuat gudang data calon Direktur BUMN. Dengan sistem baru ini, gonjang-ganjing di tubuh manajemen bisa dihindari.

8. Menolak menggunakan mobil dinas Kementerian dan lebih memilih menggunakan mobil pribadinya, Mercedes-Benz bernomor polisi L-1-JP.

9. Mencanangkan program antrean pintu tol maksimal lima mobil.

10. Mengusulkan BUMN yang masih menyewa gedung pindah ke gedung Kementerian BUMN agar lebih hemat.
Continue Reading...

Friday, October 28, 2011

Senggolan Nazarudin, Reformasi PLN, Sosok Dahlan Iskan

Dahlan Iskan, siapa yang tidak kenal? Sosok fenomenal yang cukup reformis menurut saya. Meski saya baru mulai mengaguminya ketika beliau menjabat posisi Direktur Utama PT. PLN (Perusahaan Listrik Negara). Kekaguman pada strategi manajemennya yang bisa membuat listrik dirumah saya 'hidup' secara drastis!

Maksudnya? Ya karena 2-3 tahun lalu sebelum pak Dahlan menjabat Dirut, listrik di daerah saya tinggal bisa mati 2-3 kali sehari dengan waktu bisa mencapai 6-7 jam! Bayangkan! Tapi begitu orang-orang PLN dipaksa "Kerja! Kerja! Kerja!" sesuai moto baru yang diusung pak Dahlan dari moto sebelumnya "Listrik Untuk Kehidupan Yang Lebih Baik", semua berubah drastis. Tak ada lagi pemadaman rutin. Kalaupun ada kasus mati listrik, bisa dihitung dengan jari kejadiannya dalam sebulan. Itupun bukan karena jadwal, tapi kasus gardu yang rusak. Wajar lah kalau ada kerusakan alat.

Bahkan, bulan-bulan berikutnya sempat saya "merindukan" suasana mati lampu yang tak kunjung datang itu hehehehe... Hebat manusia satu ini! Begitu pikir saya.

Ada satu artikel menarik yg saya dapatkan dari mailing list. Mengenai "behind the scene"-nya reformasi di tubuh PLN. Penting menurut saya untuk kita ketahui, terutama untuk dapat mengubah paradigma tentang backing-backing atau calo seputar tender di PLN. Sebab, meski PLN sudah menutup pintu pada para calo ini, tapi kalau kita tidak tahu info ini calo itu pasti masih akan tetap berkeliaran! Karena kita tidak tahu bahwa kita sendiri sudah bisa dan harus menolak calo-calo ini lantaran memang tidak memiliki bargain ke dalam PLN. Jadi harapannya, setelah membaca artikel yang ditulis langsung oleh pak Dahlan Iskan sendiri, Anda bisa memantapkan hati menolak aksi-aksi calo itu. Mari perangi korupsi!


Dua kali nama PLN disenggol sedikit dalam kaitan dengan Nazaruddin yang kini lagi buron itu. Yang pertama PLN dikaitkan dengan tender batubara yang sampai membuat Nazaruddin bertengkar dengan partner bisnisnya. Yang kedua sekarang ini dalam kaitan dengan tender proyek PLTU Kaltim/Riau. Saya senang dua hal itu disebut-sebut. Pertama saya bisa numpang ngetop sebentar.Kedua,saya memiliki momentum untuk mengkampanyekan “PLN baru”.

Soal batubara itu misalnya. Konon Nazaruddin memberi uang kepada Daniel Sinambela untuk modal ikut tender batubara di PLN. Daniel menang tender tapi tidak mengembalikan uangnya Nazaruddin. Daniel kemudian dihajar Nazaruddin. Daniel masuk tahanan. Yang terjadi adalah Daniel sebenarnya benar-benar menang tender. Bukan karena ada Nazaruddin didalamnya. Tender itu dilakukan dengan system auction, sehingga tidak ada peluang untuk diatur samasekali. Semua orang tahu system auction itu begitu transparansinya sehingga sangat kecil peluang untuk terjadi permainan. Daniel menang tender karena penawaran harganya memang sangat-sangat rendah.

Saking rendahnya, Daniel barangkali kesulitan mencari batubara yang baik dengan harga yang masih bisa memberikan keuntungan baginya. Maka batubara yang dikirim ke PLN pun batubara yang murah. Tentu tidak bisa memenuhi kualitas yang ditentukan PLN. Yang hebat, petugas PLN di lapangan berani menolak batubara ribuan ton tersebut. Akibat batubara Daniel ditolak oleh PLN, Daniel tidak mendapatkan uang dari PLN. Karena itu Daniel juga tidak bisa mengembalikan uangnya Nazaruddin. Nazaruddin pun kehilangan uang puluhan miliar rupiah gara-gara ketegasan PLN.

Seandainya petugas PLN takut kepada Nazaruddin dan menerima begitu saja batubara yang jelek itu tentu Nazaruddin bisa menyelamatkan uang nya yang puuhan miliar itu. Namun karena batubaranya ditolak maka lenyap kan uangnya yang sangat besar itu. Dalam hal ini saya bangga dengan petugas PLN di barisan paling depan tersebut. Seandainya pegawai PLN tersebut bisa disogok tentu semuanya beres. Toh batubara jelek itu sebentar lagi sudah tercampur dengan batubara ribuan ton lainnya. Tidak akan gampang ketahuan.

Tentu saja saya bangga dengan pegawai PLN di bagian penerimaan batubara itu. Saking bangganya sampai-sampai di DPR saya berseloroh : kalau saja petugas itu seorang wanita akan langsung saya ciumi dia!

Bagaimana dengan tender PLTU Kaltim/Riau yang disebut-sebut Nazaruddin sekarang ini?

Saya pun penasaran. Sungguh saya pun ingin tahu apa yang sebenarny aterjadi ?

Tender tersebut dimenangkan oleh konsorsium PT Adhikarya (Kaltim)dan konsorsium Rekayasa Industri (Riau). Sudah saya cek berulang-ulang bahwa proses tender sangat bersih dan profesional. Sampai-sampai teman terbaik saya yang telah berjasa menyelamatkan hidup saya kalah di tender ini.

Pertanyaannya : siapakah yang memberi uang kepada Nazaruddin terkait dengan proyek ini?

Apakah orang PLN ? Atau pemenang tender ?Sebaiknya ini diusut. Saya sangat berkepentingan dengan hasil pengusutan ini. Kalau orang PLN yang memberikan uang, darimana asal-usul uang itu dan dengan tujuan apa?

Namun kalau, misalnya, pemenang tender yang memberi uang ke Nazaruddin, untuk apa dia memberi uang?

Bukankah dia menang tender bukan karena bantuan Nazaruddin ?

Apakah justru dia mengira menang tender itu berkat dukungan Nazaruddin ?

Tentu saya tidak tahu. Saya justru bertanya-tanya dalam hati. Kalau benar begitu untuk apa pemenang tender itu memberi uang ke Nazaruddin ? Sedekah ? Sumbangan?

Mestinya itu bukan sogok karena dia memenangkan tender bukan karena jasa Nazaruddin. Saya penasaran atas pertanyaan-pertanyaan saya sendiri itu. Karena itu saya mencoba mencari tahu.

Hasil penelusuran saya agak mengecewakan : ternyata masih banyak peserta tender yang tidak percaya diri akan kemampuan mereka,lalu punya backing orang kuat. Mereka belum percaya bahwa PLN sudah berubah. Mereka belum percaya bahwa di PLN bisa berubah. Mereka tidak percaya bahwa backing itu sekarang tidak ada gunanya. Itulah sebabnya mengapa masih ada peserta tender yang merasa perlu memiliki backing.

Keberadaan backing itu sendiri punya dua cerita. Ada peserta tender yang memang mencari backing. Ada juga justru si backing yang mencari-cari peserta tender. Terutama, yang diincar adalah peserta yang sudah kelihatan punya peluang untuk menang. Si backing lantas menakut-nakuti si peserta tender kalau dia tidak dikawal bisa saja kalah.

Emosi peserta tender itu pun menjadi labil. Di satu pihak dia sudah berada di ambang kemenangan. Peserta yang lolos tender tinggal sedikit, katakanlah tiga. Kejiwaannya pun menjadi kemrungsung. Dalam keadaan kemrungsung seperti itu dia ditakut-takuti oleh si backing. Kalau tidak pakai backing dia akan dikalahkan. Ketika mengucapkan kata “akan dikalahkan” itu bisa saja si backing seolah-olah sudah bicara dengan pemilik proyek. Dalam situasi seperti itu peserta tender memilih jalan yang paling save : diterima saja tawaran backing itu.

Celakanya tidak mustahil si backing tidak hanya mendatangi satu peserta tapi juga peserta tender lainnya. Dengan demikian siapapun yang menang backing pulalah yang paling menang. Saya sudah bisa menemukan cara bagaimana menyelenggarakan tender yang bersih. Bahkan sudah mempraktekkannya setahun terakhir ini. Tender-tender di PLN tidak akan terpengaruh oleh backing siapapun.

Bahkan dalam tender terbesar dalam sejarah PLN bulan lalu, yakni tender proyek Rp 30 triliun di Jateng, PLN berhasil mengabaikan tekanan para backing yang tidak hanya dari dalam negeri tapi juga luar negeri. Proyek Kaltim dan Riau itu tidak ada apa-apanya dibanding proyek di Jateng itu. Tapi PLN berhasil lolos dari segala tekanan. PLN sudah tahu bagaimana menyelenggarakan tender yang bersih, tapi belum tahu bagaimana cara meyakinkan peseta tender agar menyadari bahwa backing sudah tidak ada gunanya!

Sumber: http://dahlaniskan.wordpress.com/2011/07/28/senggolan-nazarudin/
Continue Reading...
 

Catatan Mami Copyright © 2009 Girlymagz is Designed by Bie Girl Vector by Ipietoon. SEO improved by Apa Dong (dot) Web (dot) ID